1. Karo Gugung / Teruh DelengKaro Gugung / Karo Teruh Deleng, bila diartikan dalam Bahasa Indonesia dibawah kaki gunung. Oleh karena itu sering disebut Karo Gunung, orang Karo yang berasal atau mendiami daerah gunung yang dari daerah Tiga Nderket dan Kuta Buluh. Orang Karo gugung dianggap paling mengerti dan memahami adat Karo karena dari sanalah awal mula suku Karo berkembang. Cakap Karo Gunung adalah istilah dialek bahasa Karo berasal dari daerah ini dan digunakan juga di daerah Mardingding, Tiga Binanga, Juhar dan Munthe.
14 Agustus 2018
7 Kelompok Orang Karo
13 Agustus 2018
Operasi Militer Bukit Bertah
Operasi Militer Bukit Bertah, Perang Kemerdekaan di Tanah KaroPada tanggal 7 Mei 1949 tercapainya persetujuan Roem Royen, yang isinya Belanda menyetujui pemulihan Republik Indonesia ke kota Jakarta sekaligus mengembalikan kedududkan semula Presiden dan Wakil Presiden Soekarno dan Moh Hatta, maka disepakati gencatan senjata antara RI dengan Belanda. Namun kenyataan dilapangan pada tanggal 6 dan 7 Mei Tentara Belanda akan mendatangkan Bala Bantuan dari kabanjahe ke Tiga Binanga, berita ini datang dari seorang anggota polisi Belanda yang berkebangsaan Indonesia.
Komandan Sektor III Mayor Selamat Ginting yang dikenal gagah dan lantang, kharismanya melingkupi seantero Tanah Karo. Kali ini memerintahkan tugas kepada kapten Pala Bangun wakil komandan Batalyon I, ditugaskan memimpin pasukan untuk menghadang iring-iringan tentara Belanda yang hendak masuk ke Aceh.
12 Agustus 2018
Djaga Depari Pada Masa Perang Kemerdekaan
Pada zaman pendudukan Jepang merupakan saat pematangan bagi pertumbuhan seni dan budaya. Pemerintah Jepang dalam menanggapi kehidupan seni dan budaya tidak mementingkan kedudukan sosial. Pada masa pendudukan Jepang kehidupan seni tampak lebih memasyarakat dibandingkan pada masa Kolonial Belanda. Banyak pemuda pelajar mulai ikut aktif dalam bidang seni budaya.
Kekuasaan Jepang tidak bertahan lama di Indonesia. Setelah kota Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom Atom oleh Amerika, akhirnya Jepang menyerah. Berakhirnya kekuasaan Jepang di Indonesia merupakan awal kebebasan bagi bangsa Indonesia. Hal ini juga sangat berdampak bagi perkembangan kebudayaan dan kesenian Indonesia. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan untuk berekspresi melalui karya seni yang diciptakan.
Berikut akan dibahas mengenai perjuangan-perjuangan serta keterlibatan seniman Djaga Depari dalam mempertahankan kemerdekaan serta melahirkan lagu-lagu Karo.
10 Agustus 2018
Sejarah Singkat Kiras Bangun (Garamata)
Dalam sistem kekerabatan dan adat-istiadat Karo dalam tradisi pemena, sistem perkawinan poligami bukanlah merupakan hal yang tabu. Setiap pria Karo, jarang kita temukan beristri satu orang. Salah satu tujuan pernikahan poligami adalah untuk memperluas hubungan kekerabatan. Demikian juga halnya dengan Garamata, beliau memiliki lebih dari satu istri, yakni enam orang. Adapun keenam istri dan anak dari Garamata adalah sebagai berikut :
09 Agustus 2018
Sejarah Desa Tanjung Pulo
07 November 2014
Putra Karo Penerima Gelar Pahlawan Nasional
![]() |
| Museum Djamin Ginting |
Jumat, 07 November 2014
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan gelar pahlawan kepada empat tokoh yang berjasa bagi Indonesia. Salah satunya adalah Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting.
Letjen TNI (Purn) Jamin Gintings, lahir pada tanggal 12 Januari 1921 di desa Suka, Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara dan meninggal di Kanada pada tanggal 23 Oktober 1974 pada usia 53 tahun. Jamin Gintings merupakan seorang Pejuang Kemerdekaan yang menentang pemerintahan Belanda di Tanah Karo Simalem Bumi Turang.




