Taneh Karo Simalem Bumi Turang

06 Februari 2011

Sejarah Moria di GBKP


Persekutuan perempuan Karo dimulai dengan persekutuan perempuan dan para pemudi yang dipelopori oleh Nr.Van Den Berg, Ny.Dr, de Klein, Suster Meyer, Pertumpun Purba, Nimai Purba. Dengan mengingat bagaimana pentingnya peranan perempuan-perempuan ini baik dalam mendukung pelayanan di Gereja maupun di masyarakat, maka pada waku itu sudah dianggap perlu untuk mengadakan pertemuan. Maka diadakanlah pertemuan pertama yang dihadiri oleh 24 orang di sekolah Christelyke HIS Kabanjahe, yang dinamai dengan CMCM (Christelyke Meisjes Club Maju) yang berdiri pada tanggal 30 Juli 1930. Adapun program yang dilakukan kelompok ini adalah : bernyanyi, berdoa, koor, membaca dan menulis; pengetahuan umum yaitu: kesehatan dan kebersihan, menata dan melayani jamuan makan, menjahit dan tata boga. Setelah Nr. Van Den Berg kembali ke negeri Belanda, maka tugasnya digantikan oleh Nr. Pdt. Neuman Bosch dan Nr.Pdt. Vuurmans.

03 Februari 2011

Sejarah Kecamatan Tiga Binanga


Kecamatan Tiga Binanga terdiri dari 18 desa.
Perubahan Desa Tiga Binanga menjadi Kelurahan Tiga Binanga terjadi pada tahun 1999 dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah.
Adapun batas-batas Kelurahan Tiga Binanga secara administratif adalah :
  1. Sebelah Utara berbatas dengan Uruk Biru;
  2. Sebelah Selatan berbatas dengan Desa Gunung;
  3. Sebelah Timur berbatas dengan Desa Kuala;
  4. Sebelah Barat berbatas dengan Desa Kuta Galuh.

31 Oktober 2010

Penginjilan di Tanah Karo


Menurut Cuplikan Sejarah Penginjilan Kepada Masyarakat Karo 1890-2000 karya Dk.Em.P.Sinuraya, kabar baik mulai melanda masyarakat Karo pada tahun 1890 sampai saat ini yang bermula dari Karo Jahe. Sampai saat ini Kristenisasi didaerah masyarakat Karo maju pesat dan ini terbukti dari mayoritas masyarakt Karo beragama Kristen. Didalam buku yang ditulis Dk.Em.P.Sinuraya tersebut diatas dikisahkan pada tahun 1911 masyarakat Karo di Kaban Jahe telah dibaptis sebanyak 70 orang, salah satu tokoh Karo terkenal yang ikut dibaptis adalah Sibayak Pa Mbelgah (Sibayak Rumah Kaban Jahe).

20 Januari 2010

Merga Silima


Mungkin ada beberapa diantara kita sudah mengetahui apa saja Silima Merga itu. Dan tentunya ada juga diantara kita yang tidak tahu banyak apa saja Silima Merga itu. Berikut kami sajikan Merga Silima buat teman-teman Silima Merga dimanapun berada. Dan bila ada penulisan yang salah atau ada beberapa yang tidak ditampilkan segera memberikan informasi kepada kami melalui Link Contack Us kami dan pasti segera kami perbaiki. Silima Merga adalah Marga dan Sub Marga pada Suku Karo. Berikut adalah daftar Marga Marga Orang Karo atau Suku Karo dalam Silima Merga :

10 November 2009

Karya Alm. Reno Surbakti


Reno Surbakti
dikenal sebagai pelaku seni yang multitalenta, selain sebagai pencipta lagu, Alm.Reno Surbakti dikenal juga sebagai penyanyi, Sutradara, Aktor, Produser, Pelawak dan penulis scenario.
Semasa kecil Alm.Reno Surbakti menghabiskan masa kecilnya di desa Kelling atau yang sekarang ini dikenal dengan Desa Merdeka, Kabubapten Karo.

03 November 2009

Karya Alm. Djaga Depari



Melalui syairmu
Tertanam semangat juang
Curahan hati, harapan,
kasih juga cinta...

Lagumu
tak habis dimakan usia
tak hilang direlung waktu

Kami yang ditinggalkan
Mengenangmu...
Merasa Bangga...
Kau Menghiasi Hari-Hari...

Djaga Depari menghabiskan masa masa tuanya dikampung Seberaya dengan menuliskan banyak lagu lagu Karo yang sekarang ini dengan mudah kita peroleh dalam bentuk pita kaset atau dvd yang diperdagangkan secara komersil. Beliau sudah mempersembahkan yang terbaik pada dirinya untuk bangsa Karo khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Untuk mengabadikan pengabdiannya, pemerintah propinsi Sumatera Utara mendirikan sebuah monument Djaga Depari dikota Medan.
Mengarang Kurang Lebih 200 Lagu....